Resmob Polres Jombang, Lumpuhkan Begal Motor Dengan Timah Panas

0
111
Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Gatot Setyobudi, Saat konferensi pers dengan sejumlah Awak Media.

Tribratanewsjombang.com,   Resmob Sat Reskrim Polres Jombang bertindak tegas terhadap begal motor yang sangat meresahkan masyarakat, pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan pada kakinya. Penjahat kambuhan tersebut adalah TN alias Udin (34), warga Jalan Wanara, Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang.

2 (dua) unit sepeda motor yang berhasil diamankan petugas.

Selain menangkap tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti 2 unit motor dan Hangphone dari hasil kejahatan. Petugas masih memburu tiga pelaku lainnya yang merupakan komplotan tersangka dan sudah ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). “Tersangka melawan saat dilakukan penangkapan sehingga dilakukan tindakan tegas terukur dengan menembak pada kakinya,” kata AKP Gatot Setya Budi, Kasatreskrim, saat konferensi pers di Lobi Sat Reskrim, Senin (6/8/2018).

Aksi kejahatan tersangka dilakukan pada, Jumat (22/6/2018) pukul 22.35 di kawasan Jalan Desa Kedunglumpang, Kecamatan Mojoagung Kavbupaten Jombang. Sebelumnya, korban yakni Lathifaful Mahmudah (40), seorang guru warga Dudun Gondoruso, Desa Japanan Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto dalam perjalanan, saat di lokasi tiba-tiba dihadang komplotan tersangka. Berpura-pura tanyakan pertunjukan kuda lumping, selanjutnya Pelaku memukul korban dan merampas Handphone.

Karena mempertahankan barang miliknya, korban dibacok oleh tersangka menggunakan pedang mengenai punggung. Seketika korban terkapar, tersangka bersama komplotannya dengan mudah membawa kabur montor Honda Supra X Nopol : W 5471 PG beserta 1 (satu) unit Handphone milik korban.

Atas kejadian itu, warga langsung lapor polisi dan menolong korban. Dari laporan tersebut, petugas melakukan penyelidikan. Hasilnya, petugas berhasil meringkus salah satu pelaku yakni tersangka pada Minggu (5/8/2018), di kawasan Dusun Dungbader, Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno. “Kini, kita masih memburu pelaku lainnya. Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara,” pungkas Gatot. (kar/hms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here