Rampas Motor, Pasutri di Jombang Diringkus Polisi

0
105

Jombang: Pasangan suami istri (pasutri) ADS (20), dan NF (19), asal Kecamatan Kabuh, terpaksa mendekam di jeruji Mapolres Jombang. Mereka terbukti sebagai pelaku serta otak komplotan perampasan sepeda motor.

Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Giadi Nugraha mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari korban kemudian dilakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan 5 orang pelaku.

“Dua pelaku merupakan pasangan suami istri, mereka sebagai otak aksi perampasan. Dan tiga pelaku lainnya masih dibawah umur yakni SBY (14), FRA (15), serta BM (15), semuanya warga Kecamatan Kabuh.,” ujarnya saat pers rilis, Senin 18/04/22.

Peristiwa tersebut terjadi ketika korban bernama Ahmad Khairulloh, warga Desa Sumbersoko, Kecamatan Tembelang tengah melakukan perjalanan dengan menunggangi motor dari Tambakberas menuju rumahnya, pada (28/04/22) lalu.

Saat melintas tepatnya di Dusun Kedungmangu, Desa Losari, Tembelang tiba-tiba dihentikan dua orang pelaku.

Diungkapkan, modus operandi tersangka yakni pelaku memepet korbannya di jalan kemudian diberhentikan. Selanjutnya menuduh korban mempunyai masalah dengan pelaku.

“Dua pelaku menuduh korban seolah-olah mempunyai masalah, entah menyerempet, atau korban geber-geber motor dan sebagainya. Selanjutnya korban diajak kesuatu tempat untuk minta maaf,” terang Giadi.

Pelaku kemudian membonceng korban menggunakan motor korban. Setelah berada di tempat sepi, para tersangka ini melancarkan aksinya.

“Korban ini diancam dengan senjata tajam jika tidak mau meminta maaf. Setelah ditempat sepi pelaku menghentikan motornya. Kemudian datang pelaku lainnya dan merampas motor korban,” jelasnya.

Dari keteranganya, pelaku sudah melancarkan aksinya di beberapa tempat di Kabupaten Jombang. “Dari laporan yang kami dapat ada 6 tkp, tapi pengakuan tersangka lebih dari itu. Kita masih kembangkan lagi,” ujar Giadi.

Atas perbuatannya, kini pasutri dan tiga pelaku lainnya mendekam di tahanan Mapolres Jombang guna penyidikan lebih lanjut. Barang bukti yang diamankan yaitu 9 sepeda motor dan beberapa sudah di protoli untuk dijual.

“Tersangka kita jerat dengan pasal 365 KUHP atau 363 KUHP, dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara,” pungkas Giadi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.