Tersangka DY dan MAY (tengah) berikut barang bukti di Mapolsek Jombang

Tribratanewsjombang.com, Menuju tahun 2018 Jombang bebas Narkoba. Dua pelaku pengedar pil dobel L yakni, DY (19) dan MAY (19), keduanya warga Dusun Kedungwulan, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto diamankan Polsek Jombang.

Kedua tersangka diamankan Petugas saat transaksi pil dobel L dengan teman perempuan mereka. Selain mengamankan kedua tersangka Polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dan uang hasil penjualan.

”Kedua tersangka ditangkap petugas di Jalan Profesor Moh. Yamin Jombang, saat akan melakukan transaksi pil koplo,” kata Kasubag Humas Polres Jombang Iptu Subadar, Senin (09/10/2017) siang.
Masih kata Subadar, kedua tersangka pelaku sehari-hari berprofesi sebagai pembuat patung, datang ke Jombang untuk menemui teman perempuannya berinisial FC, warga Desa Jombang, Kecamatan Jombang. “ tersangka mengaku sengaja ini datang dari Mojokerto ke Jombang, hanya untuk menjual pil dobel L,” ujar Subadar.

Selain menangkap kedua tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti dua unit handphone (HP) dan 10 butir pil dobel L dari tangan FC, yang baru dibelinya dari tersangka DY dan MAY.
Penangkapan kedua pelaku tersebut berawal dari informasi masyarakat, tentang akan adanya transaksi pil double L. Polisi yang mendapat informasi, menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Benar saja, kedua tersangka sedang melakukan transaksi dengan pembelinya yakni, FC di Jalan Mochammad Yamin, Jombang.

Petugas yang mencurigai gerak-gerik ketiganya langsung melakukan penggerebekan, setelah dilakukan penggeledahan ditemukan beberapa barang bukti beruipa Pil double L.

Selanjutnya tersangka beserta barang bukti dibawa ke Mapolsek Jombang, guna penyidikan lebih lanjut. Saat ini, Polisi masih melakukan pengembangan untuk mencari pemasok utamanya. Tersangka dijerat dengan Pasal 196 UU No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara dan denda paling banyak Rp. 1 Milyar,” lanjut Subadar.

Kasubbaghumas Polres Jombang menambahkan, bahwa pihaknya juga mengharapkan peran serta masyarakat Jombang untuk turut serta membantu pihak kepolisian dalam pemberantasan penyalahgunaan Narkoba dengan memberikan informasi kepada petugas. “Apabila ada yang mendengar, mengetahui segala bentuk penyalahgunaan Narkoba, segera laporkan kepada anggota kami atau pada Kepolisian terdekat.” Pungkas Subadar. (kar/hms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

seven + ten =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.