Polres Jombang Musnahkan Ratusan Knalpot Brong Hasil Razia saat Ramadan 2021

0
19

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 hijriah, Satlantas Polres Jombang menggelar razia menggunakan metode hunting system selama 8 hari. Dengan sasaran sepeda motor tidak sesuai spektek serta knalpot bising (Brong).

Hasilnya, dari sejumlah ruas jalan yang ada di Kota Santri. Polisi berhasil mengamankan ratusan pemotor dengan beragam pelanggaran.

Dalam pres rilis yang digelar dihalaman Kantor Satlantas Polres Jombang, pada Selasa 27/04/21. Ratusan knalpot brong tersebut kemudian dimusnahkan dengan cara di potong dengan menggunakan gergaji mesin.

Kapolres Jombang, AKBP. Agung Setyo Nugroho mengatakan, dalam razia tersebut pihaknya menyasar sejumlah ruas jalan yang berada di dalam kota. Dengan rincian hasil pelanggaran yakni, motor dengan ban kecil sebanyak 14 unit, tidak memenuhi kelengkapan berjumlah 17 unit, serta sepeda motor menggunakan knalpot brong berjumlah 117 unit.

“Khusus untuk pelanggaran knalpot brong, kami sita. Karena selain tidak sesuai standar, tingkat kebisingannya sudah melebihi batas ketentuan,” ujarnya saat memimpin pres rilis di halaman Kantor Satlantas Polres Jombang.

Menurutnya, larangan penggunaan knalpot brong bukan tanpa sebab. Karena terbukti dapat mengganggu masyarakat maupun pengguna jalan, di tengah prosesi menjalankan ibadah puasa. Untuk memberikan efek jera, Polisi bakal memusnahkan barang bukti ratusan knalpot yang diamankan.

“Knalpot bising yang kami sita sebagai barang bukti, bakal dimusnahkan dengan cara dipotong. Dasar hukumnya, pasal 285 ayat 1 jo pasal 106 ayat 3 UU RI Nomor 22 Tahun 2009, tentang lalulintas dan angkutan jalan,” tegas Kapolres.

Selain memberikan tindakan tegas, guna mensosialisasikan larangan penggunaan knalpot brong yang terbukti meresahkan. Petugas mendatangi sejumlah satuan pendidikan, serta menggandeng klub motor. Upaya tersebut dilakukan, lantaran rata-rata pengguna knalpot bising merupakan kalangan ABG.

“Selain sosialisasi kepada pelajar, kami juga menekankan kepada orang tua agar turut melakukan pengawasan. Termasuk kami gandeng, klub motor yang ada di Kabupaten Jombang,” terangnya.

Bagi pelanggar yang hendak mengambil kendaraan yang disita. Satlantas Polres Jombang mewajibkan kepada mereka untuk membawa knalpot standar pabrik.

“Khusus bagi pelanggar yang kendaraannya kami amankan karena menggunakan knalpot bising, harus membawa knalpot standar. Setelahnya, kami persilahkan untuk membawa pulang motor miliknya dengan komitmen tidak mengulangi perbuatan serupa,” pungkas Kapolres.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.