Polisi Ringkus Penipu di Depan Minimarket

0
51
Tersangka Farid Susanto didampingi Petugas, usai diperiksa di Mapolsek Peterongan.

Tribratanewsjombang.com, Farid Susanto (41) warga asal Dusun Nglongah, Desa Sumberingin, Kecamatan Karangan, Trenggalek diringkus Unit Reskrim Polsek Peterongan di halaman Minimarket Jalan Gubernur Suryo, Jombang. Sabtu (25/5/2019) pukul 15.00 WIB.

Pasalnya, Pria yang ngontrak di Perum Mutiara Asri B-9 Desa Sengon, Kecamatan/Kabupaten Jombang ini, melakukan penipuan dengan Modus bisa memasukkan sebagai karyawan sebuah bank dengan uang pelicin, namun tidak ada realisasinya.

Penangkapan tersangka berdasarkan laporan dua orang warga Jombang yang menjadi korban tipu muslihatnya. Kasus ini terjadi, bermula pada Minggu (3/3/2019) lalu, sekitar pukul 10.00 WIB. “Tersangka yang biasa membeli jamu di tempat usaha korban, menawarkan bisa memasukkan anak korban sebagai karyawan di bank BRI dengan syarat harus menyertakan sejumlah uang sebagai pelicin, kata Kapolsek Peterongan, AKP Sugianto kepada tribratanewsjombang.com.

Korban rupanya berminat dengan tawaran tersangka, meski menggunakan uang pelicin. Setelah terjadi kesepakatan, korban pun menyerahkan sejumlah uang yang diminta tersangka Farid.

“Tersangka, juga memberikan kwitansi penerimaan uang dan pernyataan pengembalian uang jika anaknya tidak berhasil masuk sebagai karyawan BRI,” kata Kapolsek, Minggu (26/5/2019).

Hingga tanggal yang dijanjikan, tersangka tak kunjung memberi kepastian pada korban apakah anaknya diterima atau tidak sebagai karyawan. Upaya korban menghubungi tersangka pun dilakukan, mulai mencari keberadaan tersangka hingga menghubungi tersangka via ponselnya namun ponsel tersangka selalu mati.

Geram dengan kondisi ini, korban pun kemudian melapor ke Polsek Peterongan. Polisi yang mendapat laporan, segera melakukan penyelidikan. Hingga kemudian, polisi berhasil meringkus dan membawa tersangka Farid ke Polsek Peterongan, guna menjalani proses pemeriksaan.

Selain mengamankan tersangka, petugas juga menyita barang bukti berupa, 1 lembar kwitansi penerimaan uang, dan selembar pernyataan pengembalian uang.

“Diduga, ada sejumlah korban yang terperdaya oleh modus tersangka. Kita masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait kasus ini. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 372 dan atau 378 KHUP tentang Penggelapan dan atau Penipuan,” pungkas AKP Sugianto. (kar/hms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.