Polisi Bekuk Maling Motor, Saat Ngopi

0
18
Tersangka Budi Salah satu tersangka Pencurian Sepeda motor Prasetyo, usai diperiksa Petugas.

Tribratanewsjombang.com, Budi Prasetyo alias Achmad Ghufron (18) warga Desa Jombatan, Kecamatan Kesamben Jombang diringkus Resmob Sat Reskrim Polres Jombang. Pasalnya, Pria bertubuh gendut ini telah melakukan pencurian 1 (satu) unit sepeda motor merk Honda Vario milik Yadi (45) warga Dusun Puri Desa Purisemanding Kecamatan Plandaan Jombang.

Barang bukti HP beserta Dosbook yang disita dari Tersangka Budi Prasetyo

Aksi Pencurian ini dilakukan tersangka bersama temannya berinisial AAA (24) warga Puri Kabupaten Mojokerto yang kini masih menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kejadian berawal saat Yadi berniat main kerumah temanya bernama Hudi di Dusun Puri Desa Puri Semanding Kecamatan Pandaan. Yadi berangkat ke rumah temanya ini mengendarai sepeda motor matic Honda Vario miliknya. Sebelum berangkat, Yadi menaruh HP miliknya kedalam jog motornya.

Setelah tiba dirumah Hudi, korban memarkir sepeda motor miliknya di halaman depan rumah. Tanpa rasa curiga, dia lalu masuk ke dalam rumah temanya tersebut. Ketika korban akan pulang diketahui motor sudah tidak ada, selanjutnya korban melapor ke Polsek Plandaan.

“Menindak lanjuti laporan tesebut, Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan mendapatkan identitas pelaku. Setelah memastikan keberadaan pelaku, Polisi langsung meringkus pelaku di sebuah warung kopi sekitar Fly over Kecamatan Peterongan,” kata Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Azi Pratas Guspitu, Rabu (15/05/19)

Masih kata Kasat Reskrim, pelaku mengaku mencuri sepeda motor milik korban dengan cara merusak rumah kunci dengan kunci T. Dari tangan tersangka disita satu unit HP samsung galaxy young 2 warna hitam milik korban, satu unit doosbok hp samsung galaxy young 2 (disita dari korban),” terangnya.

Polisi kini terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap barang bukti lainya yang terkait dengan kasus ini, termasuk keberadaan sepeda motor milik korban. Petugas masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang masih belum tertangkap.

Sementara tersangka BP alias AG kini masih dilakukan pemeriksaan intensif di Mapoles Jombang. Pelaku harus mendekam di sel jeruji besi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Atas perbuatannya, Pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 9 tahun,” pungkas Azi. (kar/hms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

11 − 6 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.