Tribratanewsjombang.com, Bumi Perkemahan Kosambiwojomerupakan tempat penggemblengan Pemuda LDII, Kosambiwojo merupakan singkatan dari Ko (Dusun Kombo), Sambi (Desa Sambirejo), Wo (Wonosalam), Jo (Jombang). Dalam pengartian Kosambi merupakan Nama sebuah Pohon besar dan Wojo artinya Baja yang berarti Kuat. Sehingga diharapkan penggemblengan pemuda LDII di tempat ini dapat menguatkan kesetiaan terhadap NKRI.

Dalam Perkemahan Akhir Tahun (Permata) Cinta Alam Indonesia (CAI) Ke-38 Tahun 2017 ini, mengambil tema “Meningkatkan peran pemuda dalam membangun moral bangsa melalui pemberdayaan Sumber daya manusia yang profesional religius menuju Indonesia yang sejahtera”.

Pembukaan Permata CAI Ke-38 ditandai dengan pemukulan gong oleh Direktur Binmas Polda Jatim KombesPol Drs. Gamar Basri. Kegiatan tersebut juga dihadiri Dir Sabhara Polda Jatim Kombespol Sugeng Ingat Rikolo serta Pengurus DPW LDII Prov.Jatim, Jajaran Forkopimda Kab.Jombang, Ketua MUI Kab.JombangKH Muchid Jaelani,Ketua Penggerak PKK Kab.Jombang Tjaturina Wihandoko, Ormas Islam dan Forum Lintas Agama, Organisasi Kepemudaan, Forpimka Wonosalam.Selasa (4/7/2017)

Kapolres Jombang, AKBP Agung Marlianto,S.I.K,M.H menyampaikan sambutan mewakili Forkompimda Jombang “Pada era saat ini terdapat fenomena yang berpengaruh terhadap situasi dunia maupun di Indonesia yaitu fenomena demokratisasi dan globalisasi dengan menguatnya media serta masyarakat informasi teknologi Indonesia”.
“Fenomena tersebut memunculkan ancaman nyata terhadap keutuhan NKRI antara lain ancaman strategi perang senyap negara lain melalui penetrasi pengaruh budaya ideologi asing anti Pancasila radikalisme dan terorisme serta kejahatan transnasional khususnya Narkoba untuk melemahkan sendi-sendi pilar bangsa Indonesia,” ungkap Kapolres.

Masih kata Kapolres Jombang, Ancaman lain yang dapat melemahkan generasi muda bangsa adalah masalah narkoba kondisi negara Indonesia saat ini berstatus darurat narkoba. “Kabupaten Jombang sendiri juga tidak lepas dari ancaman peredaran narkoba tahun 2015 terjadi 67 kasus naik menjadi 117 kasus pada tahun 2016 atau naik 74% tahun 2017 sampai Mei 2017 sudah terungkap sebanyak 114 kasus yang didominasi jenis okerbaya (Pil LL)”.

Saya berharap kepada peserta Permata CAI agar mengikuti kegiatan dengan baik sehingga dapat memetik pelajaran dan wawasan luas untuk bekal menghadapi semakin kompleksnya tantangan dalam konteks berbangsa dan bernegara ke depan.Pegang Teguh nilai-nilai Luhur budaya bangsa terus persatuan dan kesatuan bangsa. Jaga Pancasila dan NKRI serta jangan mudah terpengaruh budaya asing dan arus globalisasi yang negatif manfaatkan kemajuan teknologi untuk hal-hal positif,“ pungkasnya. (kar/hms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here