Gerayangi 2 Muridnya, Guru SD Diringkus Polisi

0
249
Kasat ReskrimPolres Jombang AKP Gatot Setyobudi didampingi Kasubbaghumas melaksanakan Konferensi Pers kasus Pencabulan.

Tribratanewsjombang.com, Seorang guru berinisial KRS (34), warga Desa Tejo, Kecamatan Mojoagung diringkus Sat Reskrim Polres Jombang. Pasalnya, dia tega mencabuli dua murid perempuannya di ruang UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) SDN Brudu, Kecamatan Sumobito. Bukan hanya sekali, namun pencabulan tersebut dilakukan berulang kali.

“Selain menangkap tersangka, kita juga menyita beberapa barang bukti. Adapun yang menjadi korbannya, sebut saja Mawar dan Melati, bocah kelas VI yang merupakan warga Desa Brudu, Kecamatan Sumobito. Pencabulan tersebut dilakukan sejak Maret 2017 dan saat ini kedua korban sudah kelas satu SMP,” ujar Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Jombang AKP Gatot Setyo Budi, Selasa (9/10/2018).

Gatot mengungkapkan, terbongkarnya kasus asusila itu bermula ketika korban menceritakan petaka yang dialami kepada temannya. Selanjutnya, oleh sang teman, hal itu disampaikan kepada keluarga korban. Tentu saja, keluarga korban tidak terima hingga melaporkan kasus tersebut ke polisi.

Berbekal laporan itu, Anggota Sat Reskrim Polres Jombang langsung membekuk KRS di rumahnya. Saat dilakukan pemeriksaan, guru SD itu mengaku melakukan pencabulan berulang kali. Korban pertama dicabuli hingga sembilan kali, sedangkan korban kedua kurang lebih 10 kali. Lokasi pencabulan berpindah-pindah dan kerap kali perbuatan tersebut dilakukan di ruang UKS.

Adapun modusnya, pelaku pura-pura memanggil korban dan menyuruh mengambil sesuatu di ruang UKS. Padahal, KRS membuntuti muridnya dari belakang. Begitu korban masuk ruangan, KRS menyelinap masuk juga. Dia kemudian mengunci pintu ruangan tersebut.

Saat itulah, KRS menelanjangi muridnya. Tidak cukup sampai di situ, guru berstatus Pegawai Negeri tersebut juga menggerayangi tubuh bagian sensitif milik korban. “Pengakuan pelaku, korbannya hanya dua. Tapi kita tidak percaya begitu saja. Pengembangan terus kita lakukan,” ujar Gatot sembari menunjukkan barang bukti berupa pakaian korban dan telepun seluler milik pelaku. (kar/hms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here