Forkopimda Ngopi Bareng dengan LSM Forum Rembuk Masyarakat Jombang

0
452
Forkopimda Kab. Jombang melakukan Foto bersama, Undangan yang hadir, Usai acara Silaturahmi dan Ngopi Bareng LSM FRMJ.

Tribratanewsjombang.com, Bertempat di Graha Bhakti Bhayangkara Polres Jombang, Forkompimda Kabupaten Jombang melaksanakan silaturahmi dan Ngopi Bareng LSM Forum Rembug Masyarakat Jombang (FRMJ), Kamis (13/12/2018) pukul 08.00 WIB.

Suasana penuh keakraban dalam acara Silaturahmi dan Nopi Bareng Forkopimda Jombang dengan LSM FRMJ.

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Jombang AKBP Fadli Widiyanto, Ketua Pengadilan Negeri Jombang Hj. Hera Kartaningsih, Dandim yang diwakilkan, Kepala Dinas Sosial, perwakilan Dinas Pertanian, perwakilan Bank BNI, perwakilan PT Pertani, perwakilan Bulog, perwakilan BPS, perwakilan  Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA), perwakilan Suplier, perwakilan Agen E-Warung, perwakilan Gapoktan serta sekitar 20 anggota FRMJ.

Silaturahmi kali ini mengambil tema “Bantuan Pangan Non Tunai” adapun tujuannya untuk merangkul seluruh elemen masyarakat guna mengetahui langsung unek-unek, aspirasi ataupun masukan dari masyarakat. Sehingga masyarakat bisa menyampaikan langsung ke Pemimpin daerah tanpa harus demo/unjuk rasa di jalan”, jelas Kapolres Jombang.

Joko Fatah Rochim Ketua FRMJ menyampaikan unek-uneknya dalam acara silaturahmi dan Ngopi Bareng.

Joko Fatah Rochim menuturkan, Carut marut program BPNT ini, karena tidak adanya koordinasi antar stakeholder. Temuan di lapangan terkait adanya telur busuk dan beras yang banyak menirnya. Terkait tidak transparan BNI dan pemenang lelang pengadaan mesin EDC serta tidak ada konfirmasi dari pihak desa maupun Kecamatan tentang beras yang di pack 7 kg yang dianggap merugikan Keluarga Penerima Manfaat (KPM),” terang Fatah.

Kapolres Jombang menyerahkan Tali asih kepada Ketua LSM Forum Rembuk Masyarakat Jombang.

Slamet Wartawan dari kabarjatim menyampaikan bahwa sebagai jurnalis akan menulis berdasar narasumber, selanjutnya akan dilakukan investigasi serta konfirmasi kepada pihak terkait. Mengenai tulisan yang menyampaikan pihak yang dikonfirmasi tidak bisa dihubungi, memang kenyataan tidak bisa dihubungi. Intinya kita menulis apa adanya, dari laporan ataupun temuan di lapangan.

Kepala Dinas Sosial Sholeh menuturkan bahwa Pengajuan agen harus dari Kepala Desa, Camat dan Dinas sosial. Beberapa kekurangan yang terjadi di lapangan, karena waktu pendek untuk segera membagikan bantuan kepada yang berhak. Jika sampai batas waktu yang ditentukan, KPM belum mengambil maka bantuan bisa dibatalkan dan uangnya kembali ke Kas Negara. Untuk itu, kami terus koordinasi dengan stakeholder untuk melakukan perbaikan,” terangnya.

Dinas Sosial juga akan menggandeng Kepolisian terkait dengan Pengendalian, pengawasan dan evaluasi dalam program E-Warung ini. Yang terpenting, agen harus menunjukan supliernya, menunjukan siapa yang belanja di agen tersebut. “Suplier juga harus menyampaikan profil kepada Kades dan Camat untuk di verifikasi,” tegas Sholeh.

Perwakilan Dinas Pertanian Rony menambahkan, masalah evaluasi masih menjadi catatan, diharapkan Gapoktan dan penggilingan padi memiliki beras yg cukup dan berkwalitas. kami tidak memiliki tenaga khusus untuk menyeleksi beras, karena itu jadi domainya Bulog. Perwakilan dari Bulog menyatakan kesiapannya jika diminta bantuam untuk uji beras.

Ketua Pengadilan Negeri Hj. Hera Kartiningsih berharap dengan adanya forum ini, kita bisa komunikasi dengan baik dan dingin dan tidak ada lagi demo di jalanan. Semoga semua permasalahan dapat diselesaikan dengan baik  dan masyarakat Jombang bersatu untuk terciptanya situasi yang kondusif, harapnya.

Dari PT Pertani menyampaikan permintaan maaf atas kejadian ini, semua tidak ada unsur kesengajaan. Kedepan akan kami sortir dulu barangnya, sebelum dikirim ke agen.  Setelah barang sampai di agen, kita selalu menyampaikan bahwa telur yang rusak agar disisihkan dan akan diganti,” terangnya.

Kegiatan Silaturahmi akan terus dilaksanakan dengan lapisan masyarakat dan tempat yang berbeda, guna menciptakan situasi Kamtibmas di wilayah Jombang yang aman dan kondusif. (kar/hms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.