Edarkan Sabu, Penjaga Toko Dan Sopir Di Jombang Di Borgol Polisi

0
100

Polres Jombang: Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Jombang, berhasil menangkap seorang penjaga toko dan seorang sopir lantaran menjadi budak Narkoba jenis Sabu-sabu.

Tersangka bernama Slamet Riyanto (33), seorang penjaga toko asal Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung, dan Muri (40), sopir asal Desa Grobokan, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. Keduanya ditangkap di jalan raya Desa Kebontemu, Peterongan pada Sabtu 10 Mei 2020, sekira pukul 02:15 WIB.

Kasat Reskoba Polres Jombang, AKP Moch Mukid mengatakan, tersangka merupakan pengembangan jaringan terkait pelaku lain, kemudian berhasil dilakukan penangkapan berikut barang buktinya. Selanjutnya tersangka dan barang bukti di bawa ke kantor Satresnarkoba Polres Jombang untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

“Pelaku ini merupakan pengembangan dari penangkapan tersangka sebelumnya, kemudian kami lakukan penyelidikan serta pengintaian dan akhirnya bisa diamankan saat berada di rumahnya,” ucapnya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku beserta barang bukti 1 (satu) bungkus bekas rokok U-Mild yang didalamnya terdapat 1 (satu) plastik klip berisi sabu dgn berat kotor (2,08 gr), 1 (satu) bungkus bekas rokok Dji Sam Soe warna hitam yang didalamnya ada 1 (satu) plastik klip berisi 2 (dua) plastik klip berisi sabu dgn berat kotor masing-masing (0,96 gr) dan (0,70 gr), 1 (satu) plastik klip kosong bekas pembungkus sabu, berat kotor jumlah keseluruhan sabu (3,74 gr).

Selain itu petugas juga mengamankan barang bukti 1 (satu) pack plastik klip bekas isi sabu habis dipakai, 2 (dua) pack plastik klip kosong (baru), 1 (satu) plastik berisi beberapa pack plastik kosong sbg pembungkung sabu, 1 (satu) buah timbangan digital warna silver, 1 (satu) buah timbangan digital warna hitam, 1 (satu) buah gunting kecil warna hijau, 1 (satu) roll isolasi warna hitam, 1 (satu) buah Hp merk samsung warna hitam serta Uang tunai sebesar Rp. 600.000,-.

Sedangkan dari tangan Slamet Riyanto, disita barang bukti 1 (satu) bungkus bekas rokok dunhill warna hitam berisi uang tunai sebesar Rp. 850.000 dan 1 (satu) buah HP merk Xiaomi warna hitam berikut simcardnya.

“Pelaku kami jerat dengan Pasal 114 ayat (1) yo Pasal 112 ayat (1) UURI no.35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” pungkas AKP Moch Mukid.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.