Duo Bandar Narkoba, Ternyata Kuli Bangunan dan Tukang Tambal Ban

0
56
Kasat Resnarkoba polres Jombang AKP Much. Mukhid didampingi Kasubbaghumas, memamerkan barang bukti Narkoba di hadapan Awak Madia pada saat Konferensi Pers

Tribratanesjombang.com,  Atas  keuletan dan kerja keras anggota Satreskoba Polres Jombang, kembali berhasil meringkus 2 Bandar Narkoba di tempat berbeda di wilayah Mojokerto, Senin (16/7/2018). Keduanya yakni, AAW (29) Warga Dusun Kweden Desa Balongdowo Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto berprofesi sebagai Tukang Tambal Ban sedangkan  ER al Gibas (35) warga Lingkungan Meri,  Kota Mojokerto yang sehari-hari sebagai Kuli Bangunan.

“Penangkapan terhadap keduanya, berawal dari diamankannya salah satu pemuda asal Mojoagung, Jombang berinisial T yang kedapatan membawa 5 butir Pil Dobel L. Setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif, yang bersangkutan mengaku bahwa Narkoba tersebut berasal dari tersangka AAW,” kata Kasat Resnarkoba Polres Jombang AKP Much. Mukid.

“Petugas berpakaian preman langsung diturukan untuk melakukan penyelidikan, dan berhasil menangkap tersangka AAW dan tersangka ER al Gibas di rumahnya masing-masing. Dari tersangka AAW disita  barang bukti berupa   3 (tiga) pack berisi @ 1,000 butir yang dibungkus kresek warna hitam, 12 plastik klip @ 50 butir pil dobel L, 18  plastik klip @ 10 butir double L  dengan total 3.780 butir Pil dobel L. Juga diamankan 3 unit Handphone yang digunakan sebagai alat komunikasi dalam melakukan transaksi Narkoba,” lanjut Kasat Narkoba.

Selain itu, Petugas juga mengamankan 1 bungkus bekas Rokok Dunhill yang berisi, 1 plastik klip berisi sabu 3,73 gram,  1 plastik klip berisi sabu 0.96 gram, 1 plastik klip berisi sabu 0,94 gram,  Seperangkat alat untuk nyabu, 1 buah timbangan elektrik warna silver dan uang tunai Rp  700 ribu.

Sedangkan dari tersangka ER al Gibas disita barang bukti antara lain, 5 bungkus plastik @ 1.000 butir, 12  plastik klip @ 50 butir jumlah total 25.600 butir,  1 bungkus bekas rokok Marlboro berisi 1  plastik klip diduga berisi sabu 0,25 gram,  1 plastik klip berisi ganja kering dengan berat kotor 0,81 gram dan seperangkat alat untuk mengisap sabu.

Selanjutnya Tersangka beserta barang bukti dibawa ke Mapolres Jombang, guna dilakukan pemeriksaan untuk mengungkap jaringan diatasnya. Kedua tersangka dijerat dengan pasal 114 (2) yo 112 (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan pasal 196 UU RI No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan.

Kasat Resnarkoba menambahkan, bahwa pihaknya juga mengharapkan peran serta masyarakat Jombang untuk turut serta membantu pihak kepolisian dalam pemberantasan penyalahgunaan Narkoba dengan memberikan informasi kepada petugas.

“Apabila ada yang mendengar, mengetahui segala bentuk penyalahgunaan Narkoba, segera laporkan kepada anggota kami atau pada Kepolisian terdekat.” Pungkas Mukid. (kar/hms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here