Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Wahyu Norman Hidayat didampingi Kasubbaghumas, saat Press Release di GBB Polres Jombang

Tribratanewsjombang.com, MBD (45), seorang guru ngaji warga Dusun Karangri Desa Blimbing Kecamatan Kesamben, diringkus Unit PPA Satreskrim Polres Jombang. Pasalnya, Pria ini telah melakukan pencabulan terhadap muridnya sejak Mei 2016 hingga Agustus 2017.

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Wahyu Norman Hidayat mengatakan, “Korbannya dua anak masih berumur 10 tahun, dua lainnya berumur 11 tahun,” Saat press release dihadapan wartawan media cetak dan elektronik di Gedung Graha Bhakti Bhayangkara Polres Jombang, Kamis (29/9) sore.

Pengungkapan kasus pencabulan berawal, saat para korban mengaji di TPQ Al – Falaq di Dusun Karangri, tiba-tiba salah satu dari empat korban enggan berangkat mengaji. Setelah ditanya oleh orang tua, ternyata korban mengaku sudah diperlakukan tidak senonoh oleh tersangka hingga trauma untuk berangkat mengaji. Mendengar pengakuan anaknya, orang tua tidak terima dan memilih melaporkan ke Polres Jombang.

“Modusnya korban disuruh duduk di sebelah kiri tersangka, kemudian disuruh mengaji dan disimak oleh pelaku. Disaat itulah pelaku memegang alat kelamin dan meremas-remas dada korban. Tidak berhenti disitu, pelaku juga tega merangkul korban lalu memasukkan tangannya ke alat kelamin korban.,” jelas Norman.

“Ternyata tidak hanya satu korban yang melaporkan hal serupa. Tiga korban lainnnya juga melapor. Setelah kami memeriksa saksi-saksi, tersangka langsung kita tangkap di rumahnya tanpa perlawanan. Turut disita sebagai barang bukti sejumlah pakaian milik korban dan tersangka,” lanjut Norman.

Dalam pemeriksaan terungkap, Perbuatan cabul tersebut dilakukan tersangka karena memiliki kelainan seksual yang tertarik dengan anak-anak. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 82 UURI No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UURI No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo Pasal 65 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun. (kar/hms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here