Bocah 5 tahun, ditemukan Tewas di Anak Sungai Brantas

0
31
PLT Kapolsek Tembelang AKP Nanang Sujianto mendapingi Tim Medis dari Puskesma\s Tembelang sedang memeriksa Jenazah korban.

Tribratanewsjombang.com, Warga Desa Pulogedang, Kecamatan Tembelang, Jombang digegerkan atas kejadian Penemuan jasad seorang bocah berusia 5 tahun yang diduga terjatuh dan tenggelam di anak Sungai Brantas desa setempat. Selasa (13/8/2019) pukul 11.30 Wib.

Kaos, Celana dan Sandal yang dipakai korban, saat ditemukan tewas di Anak Sungai Brantas.

Korban diketahui bernama Arshaka Virendra Rafardhan (5) anak dari seorang ibu bernama Fanny Vichyntia Inova (25) warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Megaluh Jombang. Korban merupakan anak asuh panti asuhan Bibarokatil Ulum yang ada di desa setempat.

“Sebelum ditemukan tewas, ada salah satu warga bernama Nikmatul Zuhro (37)warga Desa Pulogedang Kec. Tembelang Kabupaten Jombang. yang sempat melihat tangan dan rambut manusia yang sempat muncul di permukaan anak sungai brantas.” Jelas PLT Kapolsek Tembelang AKP Nanang Sujianto.

Masih kata AKP Nanang, Saksi Nikmatul Zuhro yang mengetahui kejadian tersebut bergegas menginformasikan kepada warga lainya. Tubuh korban kemudian sempat menghilang terbawa arus sungai dan berhasil ditemukan sekitar satu kilometer dari lokasi awal, “urainya.

Korban merupakan anak asuh panti asuhan Bibarokatil Ulum. Saat kejadian korban tengah belajar bersepeda bersama teman yang tinggal di panti asuhan yang sama. Diduga korban terpeleset kemudian jatuh ke sungai.  Warga juga menemukan sebuah sepeda berukuran kecil di dalam sungai yang diduga milik korban.

Polisi yang mendapat laporan langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara untuk melakukan  olah TKP dan mencatat keterangan saksi serta mengumpulkan barang bukti . Setelah dilakukan pemeriksaan luar oleh Dokter dan Perawat dari Puskesmas Tembelang terhadap jenazah korban, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya.

Keluarga korban menyadari atas kejadian tersebut merupakan takdir dari Allah SWT dan tidak akan menuntut kepada pihak manapun. Setelah membuat Surat pernyataan dan diketahui Kepala Desa, jenazah korban diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan. (kar/hms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.