Wujudkan Kamseltibcarlantas, Polres Jombang Gelar Operasi Zebra Semeru 2018

0
341
Kapolres Jombang AKBP Fadli Widiyanto didampingi Forkopimda melaksanakan pemeriksaan gelar pasukan operasi Zebra Semeru 2018.

Tribratanewsjombang.com, Dalam rangka mengawali pelaksanaan Operasi Zebra Semeru tahun 2018 yang akan digelar mulai tanggal 30 Oktober s/d 12 November 2018, Polres Jombang melaksanakan Apel Gelar Pasukan yang dipimpin oleh Kapolres Jombang AKBP Fadli Widiyanto bertempat di Lapangan Mapolres Jombang. Selasa (30/10/2018) pukul 07.00 Wib.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Forpimda Jombang, Kepala Dishub, Ketua KONI, Kabag, Kasat serta Kapolsek Jajaran. Adapun peserta apel yakni, Kompi Kodim 0814 Jombang, Kompi personil Polres Jombang, Kompi gabungan Dishub dan Satpol PP serta Perwakilan Ormas.

Kapolres Jombang membacakan Amanat Kepala Korlantas Polri yang intinya antara lain, Apel Gelar Pasukan dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.

Pada pelaksanaan Operasi Zebra tahun 2017 adalah sebanyak 388 orang, mengalami penurunan sebanyak 261 orang atau turun 67% dibandingkan periode yang sebelumya dl tahun 2016 sebanyak 649 orang. Jumlah pelanggaran lalu lintas operasi zebra tahun 2017 sebanyak 1.069.541, sedangkan pelanggaran lalu lintas tahun 2016 sebanyak 356.101, mengalami peningkatan sebanyak 713.440 atau 200% dengan jumlah tilang sebanyak 801.525 lembar dan teguran sebanyak 178.016 lembar, sedangkan tahun 2016 jumlah tilang sebanyak 228.989 dan teguran sebanyak 127.112.

Pemerintah mengeluarkan peraturan pemerintah nomor 37 tahun 2017 tentang keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan. semua itu merupakan langkah langkah kepedulian negara untuk :

  1. Mewujudkan dan memelihara keamanan, keselamatan dan kelancaran serta ketertiban berlalu lintas (Kamseltibcar lantas);
  1. Meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas;
  1. Membangun budaya tertib berlalu lintas;
  2. Meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik

Sinergitas antar pemangku kepentingan menjadi sangat mendasar dalam menemukan akar masalah dan solusinya yang diterima dijalankan oleh semua pihak. dalam melaksanakan amanat undangundang, polisi lalu lintas memiliki fungsi yaitu:

  1. edukasi;
  2. engineering (rekayasa);
  3. enforcement (penegakkan hukum);
  4. identifikasi dan registrasi pengemudi dan kendaraan bermotor;
  5. pusat k3i (komunikasi, koordinasi dan kendali, serta informasi);
  6. koordinator pemangku kepentingan lainnya;
  7. memberikan rekomendasi dampak lalu lintas; dan
  8. korwas PPNS.

Penekanan dan arahan untuk pedoman dalam pelakasanaan tugas, yaitu:

  1. pelihara dan jaga kesehatan saudara sehingga jiwa dan raga saudara selalau dalam keadaan prima dalam setiap pelaksanaan tugas;
  2. utamakan keselamatan dalam setiap pergerakan dan kegiatan;
  3. laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, tunjukkan bahwa saudara adalah polantas profesional;
  4. kepada para atasan pada semua level, agar melaksanakan pengawasan secara berlapis dan berjenjang, sehingga operasi kepolisian “Zebra-2018” tidak dicederai oleh tindakan yang tidak terpuji;
  5. perlu disadari, bahwa pelaksanaan Operasi Kepolisian saat ini berada pada rentang waktu pentahapan Pemilu Presiden & Wakil Presiden, DPR RI, DPD, DPRD Propinsi dan Kabupaten/Kota, oleh krn itu tindakan selektif prioritas harus benar-benar dipahami oleh semua pelaksana lapangan, sehingga tidak terjadi sesuatu yang bertentangan dengan tujuan operasi kepolisian;
  6. untuk Kasetops, pada semua struktur operasi baik pada tingkat pusat maupun kewilayahan, agar menginformasikan kepada semua kementrian lembaga, pimpinan partai politik, unsur yang berada pada pemerintahahan daerah serta semua elemen masyarakat, sekaligus meminta dukungan mereka untuk selalu berkontribusi positif dalam hal kamseltibcar lantas; dan
  7. dalam hal pemeriksaan kendaraan bermotor di jalan agar melibatkan POM TNI, dalam rangka perkuatan unsur pelaksana operasi, sekaligus akan dapat meminimalkan terjadinya hal yang tidak diinginkan. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, senantiasa memberikan perlindungan, petunjuk dan bimbingannya kepada kita sekalian, dalam melanjutkan tugas pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara. (kar/hms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here