Tribratanewsjombang.com, Selama berlangsungnya “Operasi Sikat Semeru 2017” Polres Jombang berhasil mengungkap 15 kasus dengan 12 tersangka dengan rincian 11 laki-laki dan 1 perempuan.

“Operasi Sikat Semeru 2017 dilaksanakan mulai tanggal 18-29 September 2017 dengan yakni kejahatan 3C yakni curat (pencurian dengan pemberatan), curas (pencurian dengan kekerasan), curanmor (pencurian kendaraan bermotor, bahan peledak serta senjata tajam,” kata Kabagops Polres Jombang Kompol Kusen Hidayat yang didampingi Kasat Reskrim dan Kasubbaghumas saat Press Release di lapangan belakang Mapolres Jombang, Rabu (4/10) sore.

12 tersangka yang berhasil ditangkap yakni MO (26) asal Kecamatan Jogoroto, MI (23), asal Kecamatan Mojowarno, SM (45) warga Kabupaten Pasuruan, CT (21) warga Kecamatan Diwek, UK (21) warga Kecamatan Diwek, YP (37) asal Kabupaten Mojokerto, HS (39) asal Kabupaten Tuban, SI (40) warga Kecamatan Jombang Kota, MB (20 warga Kecamatan Jogoroto, MS (17) warga Kecamatan Jogoroto, ZF (27) warga Kabupaten Lamongan dan AI (24) asal Kecamatan Bandar Kedungmulyo.

Lanjut Kusen, selain mengamankan beberapa pelaku kejahatan yang notabenya masih baru, pihak Kepolisian juga menangkap beberapa residivis.”Dari 12 tersangka, satu diantaranya adalah perempuan, yakni UK. Perempuan tersebut tersangkut kasus Curat. Mereka beralasan melakukan kejahatan karena faktor ekonomi,” ujarnya.

Selain menangkap 12 tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti diantaranya 4 unit sepeda motor, 1 sepeda mini, 12 HP (handphone), 2 kalung emas, 4 gelang emas, 2 lembar surat perhiasan, 2 salon speaker, 1 potong kemeja lengan pendek, 4 rol bendrat, 7 dus kawat las, sebuah kotak amal, sebuah parang dan sebuah dompet.

“Karena kasusnya berbeda-beda, jeratan pasal yang dikenakan juga tidak sama. Yang membawa senjata tajam dijerat Undang-undang Darurat No 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. Curat dikenai Pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun. Dan untuk Curas dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 9 tahun,” pungkas Kusen. (kar/hms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here