Tribratanewsjombang.com, Satuan Reserse Kriminal Polres Jombang berhasil menangkap Tiga pelaku pembuat Kartu Tanda Penduduk (KTP) palsu. Ketiganya yakni, SH (39) warga Desa Kalianyar, Kecamatan Jogoroto, NS (36) warga Desa Purisemanding, Kecamatan Plandaan, dan SP (52) warga Desa Sumberagung, Kecamatan Megaluh Jombang.

Kasatreskrim Polres Jombang Ajun Komisaris Polisi Wahyu Norman Hidayat, Rabu (17/5/2017), mengatakan, dalam menjalankan aksinya, pelaku memiliki peran masing-masing. Kedua pelaku yakni SH dan NS berperan menjual hasil pembuatan KTP palsu. Sedangkan SP, berperan sebagai pembuat KTP palsu.

Tidak hanya KTP yang berhasil mereka palsukan, Kartu Keluarga (KK) juga mereka produksi sesuai dengan pesanan dari pelanggannya. Satu buah KTP dan surat-surat penting dipatok harga Rp 50 ribu oleh pelaku.

“Jadi pelaku ini menunggu pesanan dulu, baru mereka membuat sesuai permintaan. Sedangkan untuk bahannya, pelaku mencari material E-KTP dari sisa-sisa E-KTP yang sudah tidak digunakan pemiliknya. “Mereka mencari E-KTP yang sudah tidak digunakan lagi oleh pemilik KTP. Disitu mereka dapat dari tukang sampah yang biasa menemukan E-KTP yang sudah tidak digunakan lagi,” terangnya Wahyu.

Setelah itu, para pelaku mengelupas bagian data depan KTP dan diganti dengan menggunakan plastik yang sudah disablon dengan data yang mereka inginkan. “Plastik itu kemudian ditempel dengan menggunakan pemanas. Kemudian siap dijual kepada pemesan,” papar Wahyu.

Dari tangan ketiga pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa, 7 lembar E-KTP dengan beberapa atas nama, 16 lembar plastik print inkjet yang tertera identitas yang diduga palsu, dan 2 lembar KK yang juga diindikasi palsu.

“Akibat perbutanya, pelaku dijerat dengan Pasal 263 ayat 1 dan ayat 2, yang ancaman hukumannya 6 tahun penjara,” pungkasnya. (kar/hms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here