Tribratanewsjombang.com, Dalam rangka memberantas penyakit masyarakat (Pekat), Jajaran Polres Jombang melaksanakan operasi pekat dan berhasil mengamankan 55 tersangka serta menyita sejumlah barang bukti kejahatan.
Dalam operasi pekat tersebut, Polres Jombang berhasil mengamankan sejumlah tersangka dari berbagai tindak kejahatan, dengan rincian, 27 tersangka penjual miras oplosan, 12 kasus penyalahgunaan narkotika dengan 15 tersangka, 6 tersangka pelaku tindak pidana perjudian, 7 tersangka produsen bahan peledak atau petasan, 2 tersangka perakit dan pembuat senjata api rakitan, serta 1 tersangka kepemilikan senjata tajam.
Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto, SIK, MH mengatakan, Semua ini bukan hasil kerja saya pribadi, melainkan hasil kerja keras seluruh anggota Polres Jombang, dari hasil ungkap kasus selama 3 bulan terakhir.
“ kegiatan pemusnahan barang bukti yang merupakan hasil operasi pekat, dan ini merupakan perwujudan kepedulian kita bersama, untuk menyelamatkan generasi penerus dari ancaman bahaya narkoba, dan menciptakan kondusifitas Kabupaten Jombang. Dan ini kita tunjukkan pada masyarakat, bahwa ini adalah hasil kerja sama dengan instansi terkait serta tokoh masyarakat,” ujarnya.(14/06/2017)
Masih menurut Agung, Barang bukti hasil Ops Pekat Semeru 2017 yang dimusnahkan yakni, 6000 botol miras, narkoba dari berbagai golongan, dan sejumlah barang bukti lainnya.” Kita musnahkan 6.412 liter miras arak putih, 206 botol bir bintang, 43 botol bir hitam, 3 botol vodka, 4 botol mansion, 3,42 gram ganja kering, 1,07 gram sabu-sabu, 1100 butir pil dobel L, 2 set kartu remi, 1 lembar karpet, serta sejumlah barang bukti lainnya seperti 2 pucuk senpi rakitan dan ribuan petasan,” tegasnya.
Narkoba merupakan kejahatan multi dimensi yang sudah menembus semua dimensi, semua profesi dari yang elit hingga tukang becak, mulai dari oknum Polisi, oknum TNI, PNS, bahkan kini narkoba sudah mulai merambah ke pondok pesantren. Mengingat bahaya narkoba yang sudah sangat mengancam seperti ini, kami meminta pada Ibu Wakil Bupati untuk disampaikan pada Pak Bupati, agar segera membentuk Badan Narkotika Nasional tingkat Kabupaten (BNK), sebagai bentuk nyata untuk membebaskan Kabupaten Jombang bebas dari Narkoba.
Kegiatan Pemusnahan barang bukti di Lapangan Mapolres Jombang dihadiri Wakil Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab didampingi Forpimda serta ulama serta tokoh masyarakat perwakilan dari masing-masing Kecamatan di willayah Kab. Jombang.
Wakil Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab, mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh pihak Polres Jombang, dalam melakukan pemberantasan narkoba serta penyakit masyarakat. “Ini merupakan bentuk kepedulian nyata Polres Jombang dalam memberantas narkoba di Jombang, dan untuk menyelamatkan generasi muda, yang merupakan generasi penerus bangsa, dan sebagai langkah nyata membebaskan Kabupaten Jombang dari Narkoba,” paparnya.(14/06/2017)
Wabub Jombang yang juga menjabat sebagai ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Jombang, mengajak para tersangka agar taubat dan kembali ke jalan yang benar.” Dan bagi yang sudah tertangkap saya doakan agar segera diampuni dosanya serta mendapatkan hidayah dan maghfiroh dari Allah SWT, dan tidak mau mengulangi lagi perbuatannya,” katanya.(kar/hms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here