Tribratanewsjombang.com, K A (25) warga Dusun Dempok Desa Grogol Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang, diringkus Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Jombang, Sabtu (7/1/2017). Pasalnya, Pemuda ini melakukan pencabulan secara paksa terhadap SNW (14) warga Kecamatan Diwek.
Dalam melakukan perbuatannya, pelaku menggancam korbannya dengan menggunakan sebilah Sabit. Korban yang ketakutan akhirnya menuruti keinginan pelaku.
Kanit PPA Polres Jombang Iptu Dwi Retno Suharti melalui Kasubbaghumas Polres Jombang Iptu Subadar menjelaskan, pelaku adalah teman korban di media sosial (Medsos) Facebook. Berjalannya waktu, pelaku meminta nomor telpon milik korban dan hubungan pertemanan semakin jauh dengan berkomunikasi melalui SMS.
Selanjutnya, pelaku meminta bertemu dengan korban. Namun, korban menolak ajakan pelaku. “Geram ajakannya ditolak. Pelaku mengancam korban jika tidak mau bertemu foto korban akan diedit menjadi foto telanjang dan akan disebarkan,” jelas Subadar, Senin (9/1/2017)
Takut dengan ancaman pelaku, korban akhirnya menuruti kemauan pelaku dan bertemu di pinggir jalan Desa Dempok Kecamatan Diwek, Sabtu (24/12/206) sekitar pukul jam 19.00 WIB.
“Dalam pertemuan tersebut, korban diajak masuk di area perkebunan tebu di Dusun Glagahan Desa Bendet Kecamatan Diwek. Disitu, pelaku melampiaskan nafsunya kepada korban. Korban saat itu tidak bisa menolak, pasalnya pelaku mengancam korban dengan menggunakan senjata tajam,” ujarnya.
Puas melampiaskan nafusnya, korban ditinggal begitu saja di lokasi kejadian. Tak terima diperlakukan tak senonoh, korban akhirnya melaporkan peristiwa tersebut ke Mapores Jombang.
Tak butuh waktu lama, sekitar pukul 09.00 WIB petugas mendapatkan informasi bahwa pelaku berada di lokasi tersebut. Berbekal laporan itu, petugas berpakaian preman memburu Pelaku. “Saat itu juga pelaku berhasil kita amankan,” ujar Iptu Subadar.
Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa pakaian milik pelaku dan korban yang dikenakan saat terjadinya peristiwa tersebut. Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 82 UURI No 35 Tahun 2014, tentang Pencabulan Anak Dibawah Umur. (kar/hms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here